Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Festival Erau melalui kearifan lokal dalam upaya untuk penguatan identitas sosial di masa era adaptasi baru. Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki aneka ragam budaya yang hidup secara berdampingan, rukun dan damai. Etnik yang berdiam di Kabupaten Kutai Kartanegara dan tetap membawa culture asalnya sangatlah banyak, diantaranya adalah Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan hingga Nusa Tenggara. Jumlah warga pendatang semakin lama semakin banyak, diperkirakan suatu saat nanti jumlah pendatang akan melebihi jumlah penduduk aslinya. Walaupun jumlah pendatang di Kabupaten Kutai Kartanegara cukup banyak, namun kehadiran mereka tidak menggeser peran budaya lokal yang telah mengakar kuat pada masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskpriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) adanya relevansi antara kearifan lokal terhadap penguatan identitas sosial karena nilai kearifan lokal bukan sebagai hal yang menghambat pada era globalisasi, melainkan menjadi kekuatan besar dalam membangun identitas sosial daerah; (2). Festival erau mercerminkan kearifan lokal daerah.
