Bagian 2: Perayaan Erau di 5 Hari Terakhir!

Perayaan upacara adat Erau, atau juga dikenal sebagai festival budaya Erau. Menyimpan sejuta memori dan nilai-nilai historis tanah Kutai Kartanegara.

Menjadi warisan leluhur yang hingga saat ini dibanggakan oleh warga sekitar, bahkan oleh masyarakat Indonesia secara umum. 

Jika kamu bertanya, “Bagaimana saja rangkaian acara dari festival budaya ini?”

Tepat sekali! Dalam artikel ini, kita akan membahas serangkaian acara dari upacara adat Erau pada hari ke-4 hingga hari terakhir. 

Namun sebelumnya, jika kamu belum membaca rangkaian upacara Erau di 3 hari pertama, bisa baca di sini. (*Note: Pada kalimat “di sini”, kakak bisa minta ke web developer-nya untuk ditambahkan link internal artikel rangkaian prosesi 3 hari pertama)

Nah, kalau tidak perlu lama-lama lagi, so ini dia prosesi perayaan dan ritual Erau di hari ke-4 hingga terakhir!

  1. Perayaan Hari Keempat sampai Keenam

Di perayaan hari keempat hingga keenam, kamu bisa menyaksikan pesta rakyat yang ditandai dengan penampilan berbagai 

macam kesenian rakyat dan pertunjukan olahraga tradisional.

Selama tiga hari, kamu akan disuguhi beraneka atraksi dari masyarakat Kutai, lho.

  1. Perayaan Hari Ketujuh 

Di perayaan hari ketujuh, kamu bisa menyaksikan pengambilan air ke daerah Kutai Lama dan Tepian Batu yang dilakukan oleh para belian dan pangkon. 

Air tersebut nantinya akan digabungkan dengan air yang diperoleh saat upacara 

pengambilan air tuli. 

Kemudian, setelah kedua air dicampurkan, air tersebut akan dijaga. Selama penjagaan, akan dilaksanakan perayaan lainnya yang dimeriahkan dengan perang lempar beras antara kelompok pria dan wanita.

  1. Perayaan Hari Kedelapan

Di perayaan hari kedelapan, kamu bisa menyaksikan pelaksanaan upacara Menjala di waktu subuh. Jala, terbuat dari kain kuning dan batu jala terbuat dari logam. Lalu akan menggunakan umpan berupa uang logam yang dihamburkan ke lantai. 

Di sore harinya perayaan dilanjutkan dengan ritual Bercorak. Ritual Bercorak adalah ritual yang di mana seekor ayam akan disembelih di atas kepala raja. Lalu darahnya ke atas tanah (memelas bumi) dengan tujuan mendapatkan kemakmuran dan perdamaian untuk tanah Kutai. 

Berikutnya masuk ke ritual berumban, yaitu raja diletakkan di atas tilam dan seluruh badannya diselimuti kain 

kuning. Saat raja berbaring dalam posisi tertentu, tubuhnya disentuh dengan mayang kelapa dari kepala hingga ujung kaki. Setelah itu kemudian raja dimandikan. 

  1. Perayaan Hari Terakhir

Di perayaan hari terakhir ini, kamu akan disuguhkan dengan penutupan Erau. Dimulai dengan perebahan ayu, lalu sore harinya sbuah naga jantan dan betina yang dibuat dari rangka bambu serta dibaluti kain akan 

diturunkan ke Sungai Mahakam. 

Lalu setelah itu, acara akan diakhiri dengan ritual Berlimbur Air yang melibatkan seluruh peserta. Di sini para peserta akan saling menyiramkan air.

Nah itu dia seluruh rangkaian hari keempat hingga hari terakhir. Bagaimana, tertarik untuk mengikuti upacara adat Erau?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *