Fungsi Simbolik Perayaan Erau Di Tenggarong(Kajian Semiotika)

Penelitian “Fungsi Simbolik Perayaan Erau di Tenggarong” merupakan penelitian lapangan. Objek penelitian ini adalah Perayaan Erau. Erau menunjukkan identitas masyarakat dan menunjukkan rasa persatuan di wilayah Kutai melalui fungsi simbolis perayaan tersebut. Untuk menganalisis prosesnya, penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik milik Peirce. Hasilnya menunjukkan kegiatan dalam perayaan Erau di Tenggarong memiliki makna simbolis bagi masyarakat pemilik adat untuk mengkonfirmasi identitasnya. Selain itu, simbol juga berfungsi sebagai bentuk ekspresif, kreatif, psikologi, dan sosial bagi masyarakat adat maupun masyarakat umum di Tenggarong. Simbol tersebut menggambarkan orang pertama dan pemimpin di Kutai yang memiliki struktur berupa elemen-elemen yang saling terkait antara pemilik adat, dalam hal ini dari pihak kesultanan dan masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *